Monthly Archives: November 2015

Membuat Deret Aritmatika Menggunakan Bahasa Pemrograman Java

java logoPada postingan sebelumnya saya membahas mengenai Perulangan (Looping) Menggunakan Bahasa Pemrograman Java. Pada postingan kali ini saya akan mencoba untuk memberikan contoh penggunaan perintah perulangan (looping) untuk membuat deret angka atau lebih dikenal dengan nama deret aritmatika. Menurut wikipedia, Deret hitung atau deret aritmatika dalam bidang matematika adalah urutan bilangan di mana bilangan berikutnya merupakan penambahan bilangan sebelumnya dengan suatu bilangan beda tertentu. Contoh: 1, 3, 5, 7, 9, 11, 13 atau 2, 4, 6, 8, 10, 12, 14.

Namun pada postingan kali ini saya tidak akan membahas mengenai bentuk deret aritmatika sederhana seperti kedua contoh di atas, melainkan saya akan memberikan contoh tentang cara membuat deret aritmatika yang sedikit rumit. Kenapa dikatakan rumit? Karena deret aritmatika yang saya maksudkan adalah berbentuk seperti ini: 1, 2, 3, 3, 4, 7, 5, 6, 11.

Jika kita jabarkan, maka penjabaran dari deret aritmatika di atas adalah:
suku ke-1 = 1
suku ke-2 = 2
suku ke-3 = suku ke-1 + suku ke-2
suku ke-4 = 3 (melanjutkan suku ke-2)
suku ke-5 = 4
suku ke-6 = suku ke-4 + suku ke-5

Dengan demikian, script untuk membuat deret aritmatika seperti yang tertulis di atas dapat dilihat melalui tampilan gambar di bawah ini (klik gambar untuk memperbesar dan memperjelas tampilan).

Deret Aritmatika

 

 

 

 

 

Demikian postingan saya mengenai cara membuat deret aritmatika dengan menggunakan Bahasa Pemrograman Java.

Sumber: Link

Perulangan (Looping) pada Bahasa Pemrograman Java

java logoPerulangan adalah proses eksekusi perintah yang ada di dalam blok perulangan tersebut secara berulang-ulang sesuai dengan nilai yang ditentukan atau sampai mencapai suatu batas tertentu dari sebuah perulangan tersebut. Dalam bahasa pemrograman Java, kita mengenal 3 jenis perulangan, yaitu while, do while dan for. Untuk mengetahui lebih jelasnya, di bawah ini akan saya berikan contoh dari ketiga jenis perulangan tersebut (klik gambar untuk memperbesar dan memperjelas tampilan).

1. Perulangan While
Perulangan while bekerja dengan cara apabila kondisi while itu terpenuhi atau bernilai true, maka perulangan tersebut akan terus dilakukan sampai bernilai false.

Contoh:

 looping while

Perhatikan script di atas ada “i++”, itu adalah INCEREMENT ia akan menambah 1 nilai “i” secara terus menerus. Ada juga yang disebut DECREMENT, contoh: i–, maka ia akan mengurangi 1 nilai “i” tersebut secara terus menerus. Increment di atas digunakan untuk menambahkan nilai “i” agar mencapai nilai “10” kemudian keluar perulangannya. Jika kita tidak memberikan increment, maka perulangan tersebut tidak akan berhenti atau dikenal dengan istilah infinity looping.

2. Perulangan Do While
Perulangan do while hampir sama seperti perulangan while. Akan tetapi pada perulangan do while minimal melakukan satu kali pekerjaan yang ada di dalam blok do while tersebut. Sama halnya dengan perintah perulangan while, perintah perulangan do while akan mengulang terus-menerus sampai perintah perulangan tersebut bernilai false.

Contoh:

looping while do

3. Perulangan For
Perulangan for adalah jenis perulangan yang jumlah perulangannya sudah ditentukan sebelumnya, atau dengan kata lain perulangan blok dalam for sudah ditentukan sebelumnya.

Contoh:

looping for

Dari contoh di atas bisa kita lihat bahwa penulisan for lebih singkat. Hal tersebut dikarenakan pendeklarasian variabel bisa dilakukan di dalam for tersebut, sehingga dalam penulisan script-nya lebih sedikit dibandingkan dengan while dan do whie.

Demikian sekilas tentang contoh-contoh jenis perulangan pada bahasa pemrograman Java.

Sumber: Link