Author Archives: Dodi Sawali

Kenapa Saya Memilih Kuliah Di Program Studi Sistem Informasi?

Jujur saja sampai saat ini saya tidak tahu persis apa perbedaan antara seorang lulusan dari Program Studi Teknik Informatika dengan lulusan dari Program Studi Sistem Informasi. Selain karena saya masih di tingkat awal yaitu masih di Semester 2, informasi mengenai penjelasan seputar Program Studi Sistem Informasi yang saya dapatkan pun masih berupa teori-teori yang menuntut pemahaman lebih lanjut. Selain dari pemaparan dosen di kelas, saya juga sempat membaca salah satu sumber di internet yang menerangkan mengenai definisi dari dart sistem informasi, yang antara lain adalah sebagai berikut:

  • Sistem informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu organisasi: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data.
  • Sistem Informasi adalah sekumpulan hardware, software, brainware, prosedur dan atau aturan yang diorganisasikan secara integral untuk mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat guna memecahkan masalah dan pengambilan keputusan.
  • Sistem Informasi adalah satu Kesatuan data olahan yang terintegrasi dan saling melengkapi yang menghasilkan output baik dalam bentuk gambar, suara maupun tulisan.
  • Sistem informasi adalah sekumpulan komponen pembentuk sistem yang mempunyai keterkaitan antara satu komponen dengan komponen lainnya yang bertujuan menghasilkan suatu informasi dalam suatu bidang tertentu. Dalam sistem informasi diperlukannya klasifikasi alur informasi, hal ini disebabkan keanekaragaman kebutuhan akan suatu informasi oleh pengguna informasi. Kriteria dari sistem informasi antara lain, fleksibel, efektif dan efisien.
  • Sistem informasi adalah kumpulan antara sub-sub sistem yang saling berhubungan yang membentuk suatu komponen yang didalamnya mencakup input-proses-output yang berhubungan dengan pengolaan informasi (data yang telah dioleh sehingga lebih berguna bagi user).
  • Suatu sistem informasi (SI) atau information system (IS) merupakan aransemen dari orang, data, proses-proses, dan antar-muka yang berinteraksi mendukung dan memperbaiki beberapa operasi sehari-hari dalam suatu bisnis termasuk mendukung memecahkan soal dan kebutuhan pembuat-keputusan manejemen dan para pengguna.

Dari penjelasan di atas dapat dikatakan bahwa, Sistem Informasi (atau ada di beberapa perguruan tinggi yang mengenalnya sebagai jurusan Manajemen Informatika, dsb) lebih mengarah ke penerapan komputer untuk dunia bisnis dan manajemen. Kalau dibandingkan dengan Sistem komputer, dia lebih mengarah ke belajar perangkat keras (hardware) komputer yang menurut saya lebih mirip-mirip ke jurusan elektro digital, sedangkan Sistem Informasi yang kadang-kadang ilmunya mendekati bidang ekonomi. Namun kalau kita menggeluti bidang hardware dan arsitektur komputer, program studi teknik komputer bisa menjadi pilihan. Sebenarnya ada jurusan lain yang juga mengarah ke rumpun komputer seperti Komputer akuntansi, komputer perbankan, dsb. Namun, saya pikir itu versi lain dari jurusan Sistem Informasi yang lebih dikonsentrasikan ke penerapan lebih khusus.

Untuk gambaran tentang bidang sistem informasi, bidang ini menitikberatkan pada pembuatan sebuah sistem informasi yang dapat memudahkan pengguna sekaligus mampu meningkatkan efisiensi, efektifitas, dan kinerja pengguna pada tingkatan secara individual dan perusahaan pada tingkat yang lebih tinggi lagi. Sistem informasi yang berbasis komputer mempunyai tugas menggantikan pekerjaan yang bila kita lakukan secara manual akan membutuhkan waktu lama atau justru cenderung mempunyai tingkat kesalahan cukup tinggi. Sistem informasi juga digunakan untuk menggantikan pekerjaan-pekerjaan yang biasanya masih berbasis pena dan kertas agar dapat menghemat tempat penyimpanan apalagi biaya yang akan dikeluarkan, yang biasanya menjadi masalah utama, sehingga menjadi seminim mungkin. Orang yang ahli dalam sistem informasi disebut sistem analisis.

Di setiap jurusan kok ada bidang mata kuliah sistem informasi ya? Kalau gitu, jurusan sistem informasi sempit dunk.
Sering muncul pertanyaan ataupun pernyataan seperti itu. Memang, ketika kita membaca silabus mata kuliah jurusan lain, pasti banyak yang memasukan mata pelajaran semisal Sistem Informasi Manajemen, sistem informasi dan teknologi, dan yang se-basic dengannya. Hal itu karena setiap jurusan sangat membutuhkan disiplin ilmu sistem informasi. Untuk lebih memahaminya, kita kembalikan lagi ke paragraf sebelumnya yang memaparkan manfaat Sistem Informasi. Sistem Informasi adalah kunci keberhasilan pencapaian kinerja perusahaan. Sistem Informasi mencakup dan mengintegrasikan seluruh tingkatan organisasi dan fungsi bisnis.

Dalam sebuah organisasi, seorang Sarjana Sistem Informasi mempunyai kemampuan yang tidak banyak dimiliki jurusan lain. Dia mampu mendefinisikan dan menganalisa kebutuhan sistem informasi sebuah organisasi. Dia juga mengembangkan sistem informasi guna memperkaya teori, metode dan paradigma yang telah ada, merencanakan proyek-proyek pengembangan sistem informasi dari sebuah organisasi, memonitor proyek-proyek konstruksi teknologi informasi sebagai komponen utama sistem informasi, mengelola manajemen pemeliharaan sistem informasi (maintenance, supports, dan services) yang telah diimplementasikan dalam sebuah perusahaan atau organisasi, mengembangkan metodologi-metodologi baru yang dapat dipergunakan sebagai dasar perencanaan dan pengembangan proyek-proyek sistem informasi, seperti?information system strategic planning, I/T audit, custom development management, package implementation strategy, information technology infrstructure development, dan lain sebagainya.

Kalau dikatakan output-nya bakal sempit, hal itu justru salah. Sistem Informasi memberikan peluang luas terhadap dunia nyata dan bisnis, prospeknya bagus, perannya sangat strategis dan terus meningkat, pasarnya ada, dari segi keilmuan juga bagus karena menitik beratkan pada aplikasi Teknologi Infomasi untuk membantu masyarakat dan organisasi/perusahaan mencapai sasarannya. Orang-orangnya pun berfikir analitis. Dari situ sangat jelas pentingnya Sistem Informasi. Mungkin ini yang menjadikan ITB mendesak didirikannya prodi ini.

Nah, kalau Perguruan Tinggi sekeren ITS, ITB dan UI saja sudah mengakui pentingnya Sistem Informasi, mengapa kita masih ragu untuk memilih prodi/jurusan ini? Optimis dan yakin, jurusan ini terbaik untuk kita.

Referensi:

Link

Kesan-Kesan Selama Kuliah Di Universitas Widyatama

Saat ini saya adalah mahasiswa Semester 2 Fakultas Teknik Prodi Sistem Informasi di Universitas Widyatama. Kesan pertama yang saya dapatkan ketika pertama kali masuk ke dalam lingkungan kampus Universitas Widyatama adalah, bahwasannya saya merasa senang dan cukup takjub melihat bangunan-bangunan kampus yang begitu megah. Tidak salah apabila Universitas Widyatama menjadi salah satu perguruan tinggi swasta favorit di Kota Bandung. Hal itu didukung dengan berbagai fasilitas yang membuat para mahasiswa merasa cukup nyaman apabila sedang berada di lingkungan kampus. Satu hal lagi yang membuat saya merasa takjub adalah bahwasannya di kampus Universitas Widyatama para mahasiswa tidak akan pernah kesulitan untuk mencari toilet, karena begitu banyaknya toilet yang disediakan oleh pihak kampus. Begitupun juga dengan ruangan kelas serta laboratorium komputer yang tersedia, semuanya cukup nyaman untuk dijadikan tempat beraktivitas selama mengikuti perkuliahan. Hanya saja yang masih kurang adalah fasilitas lahan parkir yang masih kurang luas, serta tidak terlindunginya kendaraan dari terik matahari dan hujan. Hal tersebut mengakibatkan kendaraan, terutama sepeda motor dijemur seharian atau bahkan diguyur hujan. Jadi, jangan heran kalau banyak di antara mahasiswa yang membawa sepeda motor mendapati helm-nya basah kuyup akibat terkena hujan saat mereka beraktivitas di kelas.

Dalam hal perkuliahan awalnya saya merasa asing dengan sistem perkuliahan yang berlangsung di Universitas Widyatama. Di mana sebagai mahasiswa yang mengikuti Program Reguler B, saya diharuskan mengikuti kuliah tatap muka dan e-learning. Sistem kuliah e-learning inilah yang asing bagi saya. Akan tetapi setelah saya menjalani satu semester, permasalahan dengan sistem kuliah e-learning dapat teratasi. Meskipun ada beberapa kendala dalam perjalanannya, hal itu lebih kepada faktor teknis saja dari aturan perkuliahan e-learning itu sendiri. Selain itu dosen-dosen-nya pun cukup qualified di bidangnya. Meskipun ada satu mata kuliah yang nilainya dirasa kurang pada saat Semester 1 kemarin, tetapi hal itu memang sesuai dengan kapasitas saya untuk mata kuliah tersebut. Selebihnya saya merasa puas dengan nilai yang saya dapat dari beberapa mata kuliah yang lain.

Di Semester 2 yang sedang saya jalani saat ini, sebetulnya ada kendala yang dialami oleh saya dan teman-teman di kelas. Kami merasa bahwa mata kuliah Struktur Data tidak seharusnya dimasukkan ke dalam sistem e-learning, dengan alasan sulitnya memahami mata kuliah tersebut. Akan tetapi semuanya sudah berjalan, dan hasilnya memang sesuai dengan prediksi kami bahwa penyerapan materi serta kemampuan kami pun tidak meningkat dengan signifikan. Untuk itu kami sangat berharap, bahwa ke depannya pihak-pihak yang berwenang dalam menentukan kebijakan dalam hal penentuan mata kuliah mana saja yang akan di-e-learning-kan, supaya lebih bijak dalam penentuannya. Kami ingin, setiap materi yang disampaikan oleh dosen dapat terserap dengan maksimal.

Demikan kesan-kesan saya selama kuliah di kampus Universitas Widyatama hingga saat ini. Saya berharap dapat menyelesaikan masa perkuliahan saya dengan lancar dan tepat waktu, serta mendapatkan ilmu yang bermanfaat khususnya bagi saya pribadi dan umumnya bagi orang-orang di lingkungan sekitar yang saya tempati…aamiin.

Belajar Teknologi Informasi Di Program Studi Sistem Informasi Universitas Widyatama

Apa itu Teknologi Informasi?

Man2tech

Menurut penjelasan yang saya kutip dari halaman wikipedia, Teknologi Informasi (TI), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information technology (IT) adalah istilah umum untuk teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video. Contoh dari Teknologi Informasi bukan hanya berupa komputer pribadi, tetapi juga telepon, TV, peralatan rumah tangga elektronik, dan peranti genggam modern (misalnya ponsel). Dalam konteks bisnis, Information Technology Association of America menjelaskan bahwa Teknologi Informasi adalah suatu proses pengolahan, penyimpanan dan penyebaran vokal, informasi bergambar, teks dan numerik oleh mikroelektronika berbasis kombinasi komputasi dan telekomunikasi.Istilah dalam pengertian modern pertama kali muncul dalam sebuah artikel 1958 yang diterbitkan dalam Harvard Business Review, di mana penulis Leavitt dan Whisler berkomentar bahwa “teknologi baru belum memiliki nama tunggal yang didirikan. Kita akan menyebutnya teknologi informasi (TI). “.Beberapa bidang modern dan muncul teknologi informasi adalah generasi berikutnya teknologi web, bioinformatika, ”Cloud Computing”, sistem informasi global, Skala besar basis pengetahuan dan lain-lain.

Pentingkah Belajar Teknologi Informasi?

Pentingnya mempelajari Teknologi Informasi berangkat dari pentingnya pemanfaatan Teknologi Informasi Itu Sendiri. Manfaat Teknologi Informasi dalam perkembangan kehidupan sehari hari memang sangat banyak, terutama untuk dunia pendidikan, industri, internet, dan berbagai bisnis dan dunia lainnya sangat lah banyak. Teknologi informasi memiliki peran yang sangat vital terutama untuk dunia bisnis dan pendidikan. Bisnis tanpa memanfaatkan Teknologi Informasi akan cendrung menjadi kendur dan terancam bangkrut. Banyak pejuang bisnis yang beralih dengan memanfaatkan teknologi untuk mendukung keberlangsungan dan meningkatkan keuntungan mereka.

Manfaat Teknologi Informasi dalam membangun suatu individu, perusahaan, bahkan sebuah negara sangat berdampak besar. Terbukti bahwa Teknologi Informasi dapat mengubah suatu Individu, perusahaan, bahkan suatu organisasi dan negara seperti membuat pekembangan dan kemajuan untuk mereka ataupun dapat menjatuhkan mereka secara mudah.

Manfaat Teknologi Informasi untuk Bisnis dan Perusahaan

Dengan memanfaatkan Teknologi Informasiuntuk bisnis akan memberikan dampak yang sangat besar untuk keberlangsungan perusahaan di dunia. Berikut ada beberapa manfaat penting?Teknologi Informasi untuk bisnis dan pada sebuah perusahaan.

  1. Teknologi Informas idapat memperluas pangsa pasar.
  2. Teknologi Informasi dapat meningkatkan efisiensi operasional dan waktu.
  3. Teknologi Informasi dapat mengurangi biaya produksi dan operasional.
  4. Teknologi Informasi dapat memberikan keunggulan kompetitif.
  5. Teknologi Informasi dapat memberikan peluang bisnis baru.

Pemanfaatan IT untuk mendukung berbagai kebutuhan dan perkembangan organisasi, individu dan perusahaan tentu akan mendatangkan sesuatu yang positif. Namun perlu diketahui bahwa?Teknologi Informasi dapat membuat kita menjadi insan yang lebih berarti dengan memanfaatkannya untuk hal yang positif. Manfaat Teknologi Informasi untuk hal yang positif tentu akan mendapat banyak dukungan dari berbagai kalangan.

Manfaat Teknologi Informasi untuk Kehidupan Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari Teknologi Informasi memang memegang peranan penting tidak mengenal dan ada batasan usia, Teknologi Informasi menjadi suatu hal yang harus dan menjadi kebutuhan pokok semua individu. Teknologi Informasi menjadi bahan utama dalam berbagai kegiatan apapun seperti perkuliahan, belajar mengajar, dan kegiatan lainnya. Berikut adalah berbagai?manfaat Teknologi Informasi untuk kehidupan sehari hari yang kita perlukan atau yang kita alami sendiri.

  1. Menambah ilmu pengetahuan.
  2. Mempermudah mengerjakan tugas sehari hari.
  3. Lebih praktis
  4. Menambah jaringan teman.
  5. Mendapatkan informasi secara mudah dan gampang.

Dengan demikian kita menjadi mengerti akan pentingnya mempelajari Teknologi Informasi. Kitapun menjadi paham kalau dengan mempelajari Teknologi Informasi dan Komunikasi, teruma teknologi komputer dan internet, kita dapat memperkaya ilmu pengetahuan di bidang teknologi. Selain itu, kita dapat menguasainya dengan terampil sehingga kita dapat berperan aktif bukan hanya sebagai pengguna, melainkan juga sebagai penghasil teknologi itu sendiri. Kemampuan berkreasi dapat dipadukan untuk menghasilkan teknologi baru yang lebih canggih dan lebih modern. Dalam perkembangannya Teknologi Informasi sangat berguna untuk membuat tiap individu lebih makmur dan mendapatkan manfaat lain yang lebih berarti.

Apa Itu Prodi Sistem Informasi?

Dunia di sekeliling kita sekarang ini sungguh modern, teknologi informasi hampir merambahi semua bidang. Sistem informasi adalah keterkaitan antara aktivitas manusia dengan proses algoritma, data, dan teknologi. Sistem ini berkembang dengan sangat cepat dalam bidang pendidikan, manajemen, bisnis, dan bidang lainnya. Dengan kebutuhan yang meningkat, maka diperlukan banyak sumber daya manusia yang paham dan menguasai bidang ini.

Universitas Widyatama adalah salah satu perguruan tinggi yang memiliki Program Studi Sistem Informasi. Program Studi Sistem Informasi ini berada di Fakultas Teknik, yang juga menaungi Program Studi Teknik Informatika dan Teknik Industri. Jurusan ini memiliki tiga jenis program, yaitu Program S1 Kelas Reguler A, Program S1 Kelas Reguler B1, serta Program S1 Kelas Reguler B2.?Diharapkan Program Studi Sistem Informasi ini menghasilkan mahasiswa/i yang memiliki keahlian dalam menganalisis, mendesain, dan merancang hingga menerapkan berbagai solusi dalam sistem informasi enterprise yang berbasiskan teknologi informasi, sehingga perusahaan mampu meningkatkan keunggulan kompetitifnya dalam dunia bisnis.

Apa yang Diajarkan Di Prodi Sistem Informasi?

Kurikulum yang diajarkan dalam Prodi Sistem Informasi adalah dasar ilmu pengetahuan dan penerapan teknologi informasi dalam sebuah organisasi. Menyeimbangkan aspek pengembangan, pemanfaatan, dan pengelolaan sistem Informasi dalam manajemen sebuah organisasi. Kuliah dasar yang diberikan kepada mahasiswa bertujuan untuk meningkatakan kemampuan membuat dan menulis program, juga mempelajari komponen sistem informasi, seperti basis data, jaringan komputer, sistem operasi dan aplikasi. Untuk memperkaya soft skill mahasiswa, pengetahuan tentang manajemen juga diberikan. Karena hubungan antara manajemen dan ilmu Sistem Informasi ini memang tidak dapat dipisahkan. Selain mata kuliah dasar, ada juga mata kuliah peminatan yang bertujuan untuk memiliki keahlian dalam bidang Mobile Application, Geographic Information System, Database Analyst, Enterprise Resource Planning, dan Information Technology Asset.

Bagaimana Prospek Karier bagi Lulusan Program Studi Sistem Informasi?

Menjadi apakah lulusan Program Studi Sistem Informasi? Banyak, Banyak sekali. Mengingat hampir semua bidang pekerjaan memerlukan sistem Informasi, maka kesempatan para lulusan untuk diterima perusahaan juga tinggi. Dengan berbekalkan ilmu dan soft skill yang telah dipelajari, para lulusan Program Studi Sistem Informasi sangat layak untuk mengisi posisi penting dalam dunia yang berkaitan dengan sistem informasi. Beragam perusahaan nasional hingga internasional yang bergerak di bidang perbankan, pendidikan, telekomunikasi, industri perangkat lunak, jasa konsultan, teknologi informasi, dan masih banyak lagi. Posisi yang bisa ditempati misalnya, IT consultant, system analyst, IT manager, web developer, system integrator, database administrator, researcher. Pilihan lainnya jika ingin melanjutkan kuliah hingga ke jenjang S2 dan S3 lalu menjadi dosen pun masih banyak peluang. Ataupun, setelah kuliah ingin merintis bisnis dalam bidang IT juga prospektif. jadi jangan khawatir, selama kita optimis dan berusaha keras akan selalu ada masa depan yang cerah.

Referensi:

Link 1, Link 2, Link 3, Link 4

Membuat Deret Aritmatika Menggunakan Bahasa Pemrograman Java

java logoPada postingan sebelumnya saya membahas mengenai Perulangan (Looping) Menggunakan Bahasa Pemrograman Java. Pada postingan kali ini saya akan mencoba untuk memberikan contoh penggunaan perintah perulangan (looping) untuk membuat deret angka atau lebih dikenal dengan nama deret aritmatika. Menurut wikipedia, Deret hitung atau deret aritmatika dalam bidang matematika adalah urutan bilangan di mana bilangan berikutnya merupakan penambahan bilangan sebelumnya dengan suatu bilangan beda tertentu. Contoh: 1, 3, 5, 7, 9, 11, 13 atau 2, 4, 6, 8, 10, 12, 14.

Namun pada postingan kali ini saya tidak akan membahas mengenai bentuk deret aritmatika sederhana seperti kedua contoh di atas, melainkan saya akan memberikan contoh tentang cara membuat deret aritmatika yang sedikit rumit. Kenapa dikatakan rumit? Karena deret aritmatika yang saya maksudkan adalah berbentuk seperti ini: 1, 2, 3, 3, 4, 7, 5, 6, 11.

Jika kita jabarkan, maka penjabaran dari deret aritmatika di atas adalah:
suku ke-1 = 1
suku ke-2 = 2
suku ke-3 = suku ke-1 + suku ke-2
suku ke-4 = 3 (melanjutkan suku ke-2)
suku ke-5 = 4
suku ke-6 = suku ke-4 + suku ke-5

Dengan demikian, script untuk membuat deret aritmatika seperti yang tertulis di atas dapat dilihat melalui tampilan gambar di bawah ini (klik gambar untuk memperbesar dan memperjelas tampilan).

Deret Aritmatika

 

 

 

 

 

Demikian postingan saya mengenai cara membuat deret aritmatika dengan menggunakan Bahasa Pemrograman Java.

Sumber: Link

Perulangan (Looping) pada Bahasa Pemrograman Java

java logoPerulangan adalah proses eksekusi perintah yang ada di dalam blok perulangan tersebut secara berulang-ulang sesuai dengan nilai yang ditentukan atau sampai mencapai suatu batas tertentu dari sebuah perulangan tersebut. Dalam bahasa pemrograman Java, kita mengenal 3 jenis perulangan, yaitu while, do while dan for. Untuk mengetahui lebih jelasnya, di bawah ini akan saya berikan contoh dari ketiga jenis perulangan tersebut (klik gambar untuk memperbesar dan memperjelas tampilan).

1. Perulangan While
Perulangan while bekerja dengan cara apabila kondisi while itu terpenuhi atau bernilai true, maka perulangan tersebut akan terus dilakukan sampai bernilai false.

Contoh:

 looping while

Perhatikan script di atas ada “i++”, itu adalah INCEREMENT ia akan menambah 1 nilai “i” secara terus menerus. Ada juga yang disebut DECREMENT, contoh: i–, maka ia akan mengurangi 1 nilai “i” tersebut secara terus menerus. Increment di atas digunakan untuk menambahkan nilai “i” agar mencapai nilai “10” kemudian keluar perulangannya. Jika kita tidak memberikan increment, maka perulangan tersebut tidak akan berhenti atau dikenal dengan istilah infinity looping.

2. Perulangan Do While
Perulangan do while hampir sama seperti perulangan while. Akan tetapi pada perulangan do while minimal melakukan satu kali pekerjaan yang ada di dalam blok do while tersebut. Sama halnya dengan perintah perulangan while, perintah perulangan do while akan mengulang terus-menerus sampai perintah perulangan tersebut bernilai false.

Contoh:

looping while do

3. Perulangan For
Perulangan for adalah jenis perulangan yang jumlah perulangannya sudah ditentukan sebelumnya, atau dengan kata lain perulangan blok dalam for sudah ditentukan sebelumnya.

Contoh:

looping for

Dari contoh di atas bisa kita lihat bahwa penulisan for lebih singkat. Hal tersebut dikarenakan pendeklarasian variabel bisa dilakukan di dalam for tersebut, sehingga dalam penulisan script-nya lebih sedikit dibandingkan dengan while dan do whie.

Demikian sekilas tentang contoh-contoh jenis perulangan pada bahasa pemrograman Java.

Sumber: Link

Tipe Data dan Variabel pada Bahasa Pemrograman Java

java logoSetelah belajar membuat program sederhana “Hello World” yang sudah saya bahas pada artikel sebelumnya, kali ini kita akan belajar mengenal tipe data dan variabel pada bahasa pemrograman Java yang merupakan hal paling dasar dalam sebuah bahasa pemrograman.

A. Tipe Data
Tipe data pada Java sebetulnya sama dengan bahasa pemrograman yang lain, di antaranya:

Tipe Data

Jiki kita perhatikan tabel di atas, maka kita tida melihat adanya String. Pada bahasa pemrograman Java, String tidak termasak ke dalam tipe data. Akan tetapi dapat dibuat langsung tanpa membuat objek.

B. Variabel
Varibel adalah satuan dasar penyimpanan dalam program Java. Jika di dunia nyata variabel bisa diibaratkan sebuah tempat penyimpanan yang dapat menampung suatu benda yang sesuai dengan tempat penyimpanan tersebut. Sebagai contoh, keranjang yang dikhususkan untuk menampung sayuran, maka yang dapat ditampungnya adalah sayuran itu sendiri.

Ada beberapa ketentuan yang tidak boleh dilanggar dalam penggunaan variabel pada bahasa pemrograman Java, di antaranya:

  • Nama variabel tidak boleh didahului oleh angka, melainkan harus didahului oleh huruf.
  • Nama variabel tidak boleh berisi simbol-simbol khusus (@, #, $, &, _, dll.).
  • Nama variabel tidak boleh diberi spasi.

Agar lebih jelas lagi dalam mempelajari tipe data dan variabel ini, kita akan langsung mencoba mempraktekan sebuah contoh program sederhananya.

Pertama-tama yang harus anda lakukan adalah menjalankan aplikasi NetBeans 8.0.2 yang telah terinstal pada PC atau laptop anda dengan cara mengklik dua kali icon NetBeans 8.0.2 yang bentuk iconnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
00NetBeans IconSetelah itu maka akan muncul tampilan seperti terlihat pada gambar di bawah ini.
01Tampilan awal NetBeansGambar di atas adalah tampilan awal aplikasi NetBeans 8.0.2. Selanjutnya anda klik “File” pada sudut kiri atas lalu pilih “New Project“. Selain itu bisa juga dengan langsung mengklik icon “New Projectyang berwarna kuning dengan tanda plus. Untuk lebih jelasnya dapat anda lihat pada gambar di bawah ini.
02File New Project

Tambahan1Setelah itu akan muncul jendela “New Project”, kemudian pada kotak “Categories” pilih “Java” kemudian klik “Next” seperti terlihat pada  tampilan gambar di bawah ini.
03Choose ProjectSetelah itu akan muncul jendela “New Java Appllication”, kemudian pada kotak “Project Name” Anda isi namanya sesuai dengan yang Anda kehendaki. Saya sendiri memilih untuk menggunakan nama coba_tipe , lalu klik “Next” seperti terlihat pada tampilan gambar di bawah ini.
04Name and LocationKemudian akan muncul jendela kerja baru dan anda tinggal menginputkan script seperti terlihat pada tampilan gambar di bawah ini (untuk memperbesar klik gambar).

Script coba_tipeJika kita lihat, bahwa tampilan script di atas menggunakan dua tipe data dan dua tipe variabel, yaitu:

int nilai;
char indexnilai;

int              : adalah tipe data integer
char           : adalah tipe data character
nilai           : adalah variabel dengan tipe data int
indexnilai  : adalah variabel dengan tipe data char

Apabila sudah diinputkan klik “Run” lalu pilih “Run Project” atau bisa juga dengan menekan tombol F6 pada keyboard. Selain itu bisa juga langsung mengklik icon “Run Project” yang berbentuk segitiga berwarna hijau. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat melalui tampilan gambar di bawah ini.

Output coba_tipe

Demikian pembahasan mengenai tipa data dan variabel pada bahasa pemrograman Java. Mohon maaf apabila ada penjelasan yang kurang dimengerti, terima kasih.

Sumber: Link

Membuat Program Sederhana “Hello World” dengan Bahasa Pemrograman Java Menggunakan NetBeans 8.0.2

java logoPada artikel sebelumnya Saya sudah menjelaskan tentang tata cara instalasi JDK 8.0, JRE 8.0 dan IDE (NetBeans IDE 8.0.2). Setelah proses instalasi berhasil dilakukan, maka pada artikel kali ini Saya akan menjelaskan cara membuat program yang paling sederhana di bahasa pemrograman Java, yaitu membuat program “Hello World”. Selain itu, dengan membuat program ini dapat diketahui apakah tools yang akan digunakan untuk belajar bahasa pemrograman Java dan telah diinstal pada PC atau laptop Anda dapat benar-benar berjalan dengan baik ataukah masih terdapat masalah. Untuk itu mari kita mulai langkah-langkahnya.

Pertama-tama yang harus anda lakukan adalah menjalankan aplikasi NetBeans 8.0.2 yang telah terinstal pada PC atau laptop anda dengan cara mengklik dua kali icon NetBeans 8.0.2 yang bentuk iconnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
00NetBeans IconSetelah itu maka akan muncul tampilan seperti terlihat pada gambar di bawah ini.
01Tampilan awal NetBeans
Gambar di atas adalah tampilan awal aplikasi NetBeans 8.0.2. Selanjutnya anda klik “File” pada sudut kiri atas lalu pilih “New Project“. Selain itu bisa juga dengan langsung mengklik icon “New Projectyang berwarna kuning dengan tanda plus. Untuk lebih jelasnya dapat anda lihat pada gambar di bawah ini.
02File New Project

Tambahan1Setelah itu akan muncul jendela “New Project”, kemudian pada kotak “Categories” pilih “Java” kemudian klik “Next” seperti terlihat pada  tampilan gambar di bawah ini.
03Choose ProjectSetelah itu akan muncul jendela “New Java Appllication”, kemudian pada kotak “Project Name” Anda isi namanya sesuai dengan yang Anda kehendaki. Saya sendiri memilih untuk menggunakan nama sesuai default yang diberikan oleh aplikasinya, lalu klik “Next” seperti terlihat pada tampilan gambar di bawah ini.
04Name and LocationKemudian akan muncul jendela kerja baru dan anda tinggal menginputkan: System.out.println(“Hello World”); di bawah public static void, seperti terlihat pada tampilan gambar di bawah ini.
05JavaApplication1Apabila sudah diinputkan klik “Run” lalu pilih “Run Project” atau bisa juga dengan menekan tombol F6 pada keyboard. Selain itu bisa juga langsung mengklik icon “Run Project” yang berbentuk segitiga berwarna hijau. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat melalui tampilan gambar di bawah ini.
Tambahan2Tambahan4Output yang dihasilkan adalah seperti tampilan gambar di bawah ini. Apabila tampilan pada layar monitor anda Sama dengan gambar di bawah ini, maka anda telah berhasil membuat program sederhana “Hellow World”.

06Hello World Successful 07Hello World Successful2

Sumber: Link

Instalasi JDK 8.0, JRE 8.0 dan IDE (NetBeans IDE 8.0.2)

java logoPada artikel sebelumnya Saya memberikan gambaran umum mengenai pengertian dari JVM, JDK, JRE dan IDE. Untuk artikel kali ini, Saya akan mencoba memberikan tutorial instalasi JDK, JRE dan IDE pada PC dengan menggunakan sistem operasi Windows 7.

Sebelum memulai proses instalasi, terlebih dahulu kita harus menyiapkan amunisinya. Untuk itu bahannya dapat diunduh melalui link berikut. Di mana file tersebut adalah merupakan file installer JDK 8.0 yang juga di dalamnya sudah terdapat JRE 8.0 dan NetBeans IDE 8.0.2. Hal ini tentu saja sangat membantu untuk mempermudah proses instalasi. Berikut tampilan halaman situsnya:
00 sumber donlotanDari tampilan gambar di atas terlihat bahwa setelah masuk ke halaman situs tersebut kita dapat memilih file installer sesuai dengan sistem operasi yang digunakan. Sementara itu Saya sendiri menggunakan sistem operasi Windows 7 32-bit, jadi saya mengunduh file installer sesuai dengan sistem operasi yang Saya gunakan.

Langkah pertama setelah file berhasil diunduh adalah menjalankan file tersebut dengan mengkliknya dua kali. Maka anda akan melihat proses seperti yang ditunjukkan oleh gambar di bawah ini.01 configuring installerSetelah proses yang diperlihatkan oleh gambar di atas selesai, maka akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini.
02 welcomeKlik “Next” untuk memulai proses instalasi! Setelah itu Anda akan melihat tampilan seperti gambar di bawah ini.
03 license agreement
Pilih “I accept the terms in the license agreement” lalu klik “Next”! Setelah itu Anda akan melihat tampilan seperti gambar di bawah ini.
05 choose the instalation folderPilih direktori yang akan digunakan untuk menyimpan file instalasi kemudian klik “Next”. Setelah itu Anda akan melihat tampilan seperti gambar di bawah ini.
06 instalationKlik “Check for update”, hal ini bertujuan untuk mendapatkan update terbaru di kemudian hari setelah proses instalasi ini berhasil dilakukan, kemudian klik “Next”. Setelah itu Anda akan melihat tampilan seperti gambar di bawah ini.
07 installingTunggu hingga proses instalasi berhasil dilakukan, lalu klik “Next”. Setelah itu Anda akan melihat tampilan seperti gambar di bawah ini.
08 setup completeSetelah proses instalasi selesai, maka Anda akan ditawari untuk berkontribusi dalam proyek NetBeans. Anda bebas memilih untuk mengikuti tawaran tersebut dengan cara mencentangnya atau mengabaikannya, kemudian klik “Finish”. Setelah itu munculkan menu Run dengan cara menekan tombol Windows+R pada keyboard, lalu akan muncul seperti gambar di bawah ini.
09 run cmdKetik “cmd” pada kolom “Open” lalu klik “OK”. Setelah itu Anda akan melihat tampilan “Command Prompt” seperti gambar di bawah ini.
10 cmd javacSetelah muncul tampilan “Command Prompt”, ketik “javac” (tanpa tanda kutip) lalu perhatikan apa yang terjadi!
11 cmd javac is not recognizedJika tampilan “Command Prompt” sama kondisinya seperti yang diperlihatkan gambar di atas, maka yang harus kita lakukan adalah menambahkan “Path” pada “Environment Variables” di sistem operasi Windows 7 yang kita gunakan. Langkahnya adalah dimulai dengan menekan tombol Windows+Pause Break, lalu akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini.
12 control panel advance system settingsPada gambar di atas memperlihatkan bahwa Anda telah memunculkan menu “Control Panel”. Pilih “Advanced systems settings”, lalu Anda akan melihat tampilan menu “System Properties” seperti gambar di bawah ini.
13 system propertiesKlik “Advance” kemudian klik “Environment Variable”, maka akan muncul tampilan menu “Environment Variable” seperti yang diperlihatkan pada gambar di bawah ini.
14 environment variablesPada bagian “System variables” klik “Path” kemudian klik “Edit”. Setelah akan muncul tampilan menu “Edit System Variable”. Selanjutnya Anda buka “Windows Explorer” lalu cari lokasi direktori yang anda jadikan sebagai tempat instalasi. Setelah itu “Copy” lokasi file instalasi pada “Address Bar”, lalu kembali ke menu “Edit System Variable” dan “Paste” alamat lokasi file instalasi di kolom “Variable Value. Jangan lupa sebelum melakukan “Paste” terlebih dahulu harus memberi tanda semicolon (;) pada akhir baris path-nya. Untuk lebih jelasnya proses tersebut dapat dilihat pada tampilan gambar di bawah ini.
16 edit system variable15 path directory java instalationSetelah itu klik “OK” pada menu “Edit System Variable”, klik “OK” pada menu “Environment Variables” serta klik “OK” pada menu “System Properties”. Kemudian munculkan kembali “Command Prompt” lalu ketik “javac” (tanpa tanda kutip). Apabila proses instalasi yang Anda lakukan sukses, maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini.
17 java instalation successItulah langkah-langkah instalasi JDK 8.0, JRE 8.0 dan IDE (NetBeans IDE 8.0.2) untuk memulai proses belajar bahasa pemrograman Java. Mohon maaf apabila ada kekurangan dalam penyajian langkah-langkah instalasi di atas.

Kalau sudah berhasil melakukan instalasi JDK 8.0, JRE 8.0 dan IDE (NetBeans IDE 8.0.2) pada PC atau laptop anda, yu kita belajar membuat program sederhana “Hello World” dengan bahasa pemrograman Java menggunakan NetBeans 8.0.2

Sumber: Link

Pengertian JVM, JDK, JRE dan IDE pada Bahasa Pemrograman Java

java logoSebelum kita belajar menggunakan bahasa pemrograman Java, terlebih dahulu kita wajib mengerti apa itu JDK, JRE dan juga IDE. Selain itu ada juga yang namanya JVM. Bagi siapapun yang ingin belajar menggunakan Java terlebih dahulu harus memahami alur sistem Java dan editor apa saja yang harus digunakan dalam bahasa pemrograman Java. Lalu, apa sih yang dimaksud dengan JDK, JRE, IDE dan JVM itu? Berikut sedikit penjelasan yang mudah-mudahan dapat memberikan gambaran mengenai JDK, JRE, IDE dan juga IDM.

JDK (Java Development Kit)
JDK adalah Perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan proses kompilasi dari kode java ke bytecode yang dapat dimengerti dan dapat dijalankan oleh JRE (Java Runtime Envirotment). JDK wajib terinstall pada komputer yang akan melakukan proses pembuatan aplikasi berbasis java, namun tidak wajib terinstall di komputer yang akan menjalankan aplikasi yang dibangun dengan java.

JRE (Java Runtime Environment)
JRE adalah perangkat lunak yang digunakan untuk menjalankan aplikasi yang dibangun menggunakan java. Versi JRE harus sama atau lebih tinggi dengan JDK yang dugunakan untuk membangun aplikasi java.

IDE (Integrated Development Environment)
IDE adalah perangkat lunak yang digunakan untuk membangun perangkat lunak yang lain. Contohnya Netbeans, Eclipse, dll (Kali ini saya menggunakan Netbeans). Netbeans IDE dapat digunakan untuk membangun perangkat lunak berbasis J2SE, J2EE, J2ME, JavaFX, PHP, C/C++. Ruby, Groovy dan Python.

JVM (Java Virtual Machine)
JVM adalah inti dari Bahasa Java. JVM berfungsi untuk mengubah bahasa program yang kawan buat menjadi bahasa mesin, Karena bahasa java adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi atau mendekati bahasa manusia maka dibutuhkan pengkonversi ke bahasa mesin. JVM mampu menerjemahkan program yang kawan buat ke hampir semua platform. “write once, run everywhere” itulah slogan dari bahasa pemrograman java karena adanya JVM.

Kesimpulannya :
– JVM ada di dalam JRE dan JDK.
– JRE untuk “Menjalankan” program Java.
– JDK untuk “Mengkompilasi” program Java.
– NetBeans IDE untuk “Membuat” program Java.

Gimana Guys? Sudahkah kalian punya gambarannya? Jika sudah, sekarang kita lanjut ke proses instalasi JDK 8.0, JRE 8.0 dan IDE (NetBeans IDE 8.0.2).

Sumber: Link

Kelebihan dan Kekurangan Bahasa Pemrograman Java

Kelebihan dan Kekurangan Bahasa Pemrograman Java
java logoSeperti telah diulas dalam artikel sebelumnya tentang sejarah bahasa pemrograman Java, bahwa Java adalah bahasa pemrograman yang multi platform dan multi device. Sekali anda menuliskan sebuah program dengan menggunakan Java, anda dapat menjalankannya hampir di semua komputer dan perangkat lain yang support Java, dengan sedikit perubahan atau tanpa perubahan sama sekali dalam kodenya. Aplikasi dengan berbasis Java ini dikompulasikan ke dalam p-code dan bisa dijalankan dengan Java Virtual Machine. Fungsionalitas dari Java ini dapat berjalan dengan platform sistem operasi yang berbeda karena sifatnya yang umum dan non-spesifik.

Slogan Java adalah “Tulis sekali, jalankan di manapun”. Sekarang ini Java menjadi sebuah bahasa pemrograman yang populer dan dimanfaatkan secara luas untuk pengembangan perangkat lunak. Kebanyakan perangkat lunak yang menggunakan Java adalah ponsel feature dan ponsel pintar atau smartphone.

Kelebihan Java dibanding Bahasa Pemrograman yang Lain

  • Berorientasi objek
    Memudahkan untuk mendisain dan mengembangkan program dengan cepat dan teliti, sehingga mudah digunakan. Salah satu bahasa pemrograman yang berorientasi objek secara murni.
  • Mirip C++
    Mempunyai sintaks yang mirip dengan bahasa pemrograman C++. Sehingga para pengguna C++ banyak yang hijrah menggunakan Java.
  • Multiplatform
    Dapat digunakan di banyak sistem operasi .
  • Perkembangan yang luas
    Dari game sampai sistem operasi handphone menggunakan program Java. Misalnya Handphone Sonny Ericsson dan Opera Mini 3 yang bertipe .jar (Java Archive).
  • Mempunyai pengumpulan sampah otomatis.

Kekurangan Java dibanding Bahasa Pemrograman yang Lain

  • Kekurangan yang dimiliki oleh Java adalah pada satu slogannya, yakni “Tulis sekali dan jalankan di mana saja” ternyata tidak sepenuhnya benar. Beberapa hal harus disesuaikan jika dijalankan pada platform yang berbeda. Misalnya untuk J2SE dengan platform SWT-AWT bridge tidak dapat berfungsi di Mac OS X.
  • Mudah didekompilasi. Dekompilasi adalah proses membalikkan dari kode jadi menjadi kode sumber. Ini dimungkinkan karena kode jadi Java merupakan bytecode yang menyimpan banyak atribut bahasa tingkat tinggi, seperti nama-nama kelas, metode, dan tipe data. Hal yang sama juga terjadi pada Microsoft .NET Platform. Dengan demikian, algoritma yang digunakan program akan lebih sulit disembunyikan dan mudah dibajak/direverse-engineer.
  • Penggunaan memori yang banyak. Penggunaan memori untuk program berbasis Java jauh lebih besar daripada bahasa tingkat tinggi generasi sebelumnya seperti C/C++ dan Pascal (lebih spesifik lagi, Delphi dan Object Pascal). Biasanya ini bukan merupakan masalah bagi pihak yang menggunakan teknologi terbaru (karena trend memori terpasang makin murah), tetapi menjadi masalah bagi mereka yang masih harus berkutat dengan mesin komputer berumur lebih dari 4 tahun.

Sumber: Link